Sabtu, 29 Maret 2025

KUNIKMATI BERCUMBU DENGAN PEMBANTUKU

https://heylink.me/Jaguar.QQ/





FORUM DEWASA - Pagi itu, setelah bermain golf di Ciracas, badanku terasa gerah dan lelah sekali karena, aku menyelesaikan delapan belas hole, biasanya aku hanya sanggup bermain sembilan hole, tetapi karena Ryan memaksaku untuk meneruskan permainan, maka aku jadi kelelahan seperti sekarang ini.

Kupanggil Marni pembantuku yang sudah biasa memijatku, aku benar-benar merasa lelah karena semalamnya aku sempat dua kali “bertempur” dengan kenalanku di Mandarin, pasti nikmat rasanya dipijat dan selanjutnya berendam di air panas, langsung aku membuka pakaianku hingga hanya tinggal celana dalam dan langsung berbaring di atas tempat tidurku.Domino99

Namun agak lama juga Marni tak muncul di kamarku memenuhi panggilanku melalui interkom tadi, biasanya Marni sangat senang bila aku suruh memijat karena disamping persenan dariku besar, dia juga sering kupijat balik yang membuat dia juga dapat merasakan kenikmatan yang satu itu.

Ketika kudengar langkah memasuki kamarku, aku langsung berkata, “Kok lama sih Mar, apa masih sibuk ya, ayo pijat yang nikmat!”. Tiba-tiba kudengar suara perempuan lain, “Maaf Pak, Mbak Marni masih belum kembali, apa bisa saya saja yang memijat?”.

Aku meloncat duduk dan menoleh ke arahnya, ternyata di depanku berdiri pembantu lain yang belum pernah kukenal. Kuperhatikan pembantu baru ini dengan seksama, wajahnya manis khas gadis desa, dengan bibir tipis yang merangsang sekali.

Ia tersenyum gugup ketika melihat aku memperhatikannya dari atas ke bawah itu. Aku tak peduli, mataku jalang menatap belahan dasternya yang agak rendah sehingga menampakkan sebagian payudaranya yang montok itu. Dengan pelan kutanyai siapa namanya dan kapan mulai bekerja.

Ternyata dia adalah famili Marni dari Kerawang namanya Neneng dan dia ke Jakarta karena ingin bekerja seperti Marni. Aku hanya mengangguk-angguk saja, ketika kutanya apakah dia bisa memijat seperti Marni, dia hanya tersenyum dan mengangguk.

Kuperintahkan dia untuk menutup pintu kamar, sebenarnya tidak perlu pintu kamar itu ditutup karena pasti tak ada seorangpun di rumah, isteriku juga sedang pergi entah ke mana dan pasti malam hari baru pulang, tujuanku hanyalah menguji Neneng, apakah dia takut dengan aku atau benar-benar berani. Kuambil cream untuk menggosok tubuhku dan kuberikan pada Neneng sambil berkata “Coba gosok dulu badanku dengan minyak ini, baru nanti dipijat ya!”.

Aku membuka celana dalamku dan langsung telungkup di tempat tidur, sengaja pada waktu berjalan aku menghadap Neneng sehingga Neneng dapat juga melihat penisku, ternyata dia diam saja. Ketika aku sudah berbaring, dia langsung membubuhkan lotion itu di punggungku dan menggosokannya ke punggungku. Sambil memejamkan mata menikmati elusan tangan Neneng yang halus, aku mengingatkan dia agar menggosoknya rata ke seluruh badanku. Sambil berbaring aku minta Neneng menceriterakan tentang dirinya.DominoQQ

Ternyata Neneng seorang janda yang belum mempunyai anak, suaminya lari dengan perempuan lain yang kaya raya dan meninggalkan dia. Karena itu dia lebih suka ke Jakarta karena malu. Aku berkata kepadanya, “Jangan kuatir, kalau begitu kapan-kapan kamu mesti kembali ke desamu dengan banyak uang supaya bekas suamimu tahu kalau kamu sekarang sudah kaya dan bisa membeli laki-laki untuk jadi suamimu!”.

Neneng tertawa mendengar perkataanku itu. Ketika itu Neneng sudah mulai menggosok bagian pantatku dengan lotion, tangannya dengan lembut meratakan lotion tersebut ke seluruh pantatku bahkan juga di sela-sela pantatku diberinya lotion itu sehingga kadang-kadang tangannya menyenggol ujung pelirku.

Aku jadi tegang dengan gosokan Neneng ini, tetapi aku diam saja namun akibatnya posisiku jadi tidak enak, karena posisiku yang tengkurap membuat penisku yang berdiri tegak itu jadi tertekan dan sakit sekali. Aku jadi gelisah karena penisku rasanya mengganjal. Neneng yang melihat aku gelisah itu bertanya apakah gosokannya kurang betul. Aku hanya menjawab dengan gelengan kepala.

Ketika aku bertanya lagi apakah isteri baru suaminya itu cantik, Neneng hanya menjawab dengan tertawa katanya, “Cantik atau tidak yang penting uangnya banyak, kan suami saya bisa numpang nikmat!”, Ketika Neneng sudah menggosok badanku sampai ke kaki, dia bertanya, “Apa sekarang mulai dipijat pak?”.

Aku langsung berbalik telentang sambil berkata, “Sekarang yang bagian depan juga diberi minyak ya!”. Aku sengaja memejamkan mata sehingga aku tak tahu bagaimana sikap Neneng melihat bagian depan tubuhku yang telanjang itu, apalagi penisku sudah berdiri penuh mendongak ke atas dengan ujungnya yang seperti jamur raksasa itu.

Neneng tidak banyak berbicara, tetapi ia mulai menggosok bagian dadaku dengan lotion yang harum itu, ketika aku membuka mata, kulihat buah dadanya yang montok tepat berada di depan mataku, bahkan karena potongan dusternya rendah, aku bisa melihat celah buah dadanya yang terjepit diantara beha yang dipakainya.

Ketika gosokan Neneng sampai di selangkanganku, Neneng membubuhi sekitar bulu penisku dengan lotion tersebut, begitu juga dengan buah pelirku yang dengan lembut diberinya lotion tersebut. Saat itu Neneng berkata “maaf pak, apakah burungnya juga digosok?”. Aku tak menyahut tetapi aku hanya mengangguk saja.

Tanpa ragu Neneng membubuhi ujung penisku dengan lotion tersebut, terasa dingin, kemudian Neneng mulai meratakannya ke seluruh batang penisku dengan lembut sekali, bahkan dia menarik kulit penisku sehingga lekukan di antara kepala dan batang kenikmatanku juga diberinya minyak.

Ketika itulah aku membuka mataku dan memandang Neneng, ketika dilihatnya aku memandangnya, Neneng tersenyum dan tertunduk sementara tangannya terus mengurut penisku itu. Aku sudah tak kuat lagi menahan keinginanku, kutahan tangannya dan kusuruh Neneng untuk membuka pakaiannya. Neneng yang sudah janda rupanya langsung paham dengan keinginanku, wajahnya memerah, tetapi ia langsung bangkit dan membuka dusternya.

Aku duduk di tepi tempat tidur memperhatikan badan Neneng yang hanya dilapisi beha mini dan celana dalam mini yang kurasa pasti pemberian isteriku. Buah dadanya membusung keluar karena beha yang diberikan isteriku nampaknya kekecilan sehingga tak dapat menampung payudaranya yang montok itu.BandarQ

Aku berdiri mendekati Neneng dan kupeluk dia serta kubuka pengait behanya, payudaranya yang montok dan kenyal itu tergantung bebas menampakkan garis merah bekas terjepit beha yang kekecilan itu, tetapi payudaranya sungguh kenyal dan gempal sama sekali tidak turun dengan putingnya yang mendongak ke atas. Ketika kurogoh celana dalamnya kurasakan bulu vaginanya cukup rimbun sementara ketika jariku menyentuh clitorisnya,

Neneng seperti terlonjak dan merapatkan badannya ke dadaku, kurasakan vagina Neneng kering sekali sama sekali tak berair. Kukecup puting susu Neneng sambil kedua tanganku menurunkan celana dalamnya itu. Ketika kutarik Neneng ke tempat tidur, Neneng meronta katanya,

“Pak saya takut hamil!” Kujawab enteng, jangan kuatir, kalau hamil tanggung jawab Bapak!”. Mendengar hal ini barulah dia mau kubaringkan di atas tempat tidurku, sambil menutupi matanya dengan tangan. Kupuaskan mataku memandang kemolekan gadis desa ini, aku langsung menyerbu vaginanya yang ditutupi bulu yang cukup rimbun itu, kuciumi dan kugigit pelahan bukit cembung yang penuh bulu itu,

Neneng merintih pelan, apalagi ketika tanganku mulai mengembara menyentuh puting susunya. Neneng hanya menggigit bibir sementara tangannya tetap menutupi wajahnya, mungkin dia masih malu. Ketika aku berhasil menemukan clitorisnya, aku langsung menjilatinya begitu juga dengan bibir vaginanya kujadikan sasaran jilatan.

Mungkin karena merasa geli yang tak tertahankan, tangan Neneng mendorong pundakku agar aku tak meneruskan gerakanku itu, begitu juga dengan pahanya yang terus akan dirapatkan, tetapi semua ikhtiar Neneng tak berhasil karena tanganku menahan agar kedua pahanya itu tak merapat. Akibatnya Neneng hanya bisa menggerak gerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan menahan geli.

Tetapi lama-kelamaan justru aku yang jadi tak tahan dengan semua ini, kuhentikan jilatanku dan segera kutindih Neneng sambil mengarahkan penisku ke liang vaginanya. Melihat aku kesulitan memasukkan ujung penisku, Neneng dengan malu-malu menuntun penisku ke arah liangnya dan menepatkannya di ujung bibir vaginanya. Ketika itu dia berbisik, “Sudah pas pak”.

Aku langsung mendorong pantatku agar supaya penisku bisa masuk yang disambut juga oleh Neneng dengan sedikit mengangkat pahanya sehingga.., sleep.., bles.., penisku terbenam seluruhnya di liang vagina Neneng yang seret itu, belum sempat aku menggerakkan penisku, Neneng sudah mulai memutar mutar pantatnya sehingga ujung penisku rasanya seperti dilumat oleh liang vagina Neneng itu.Poker

Aku mendengus keenakan, bibirku mencari puting susu Neneng dan mulai mengulumnya. Sambil mendesah desah Neneng berkata, “Ayo pak, digoyang, biar sama sama nikmat nya!”. Aku terkejut melihat keberanian Neneng menyuruh aku bekerja sama dalam permainan ini.

Tetapi justru ini membuat aku makin terangsang, meskipun profesinya hanya pembantu, tetapi cara main Neneng benar benar memuaskan. Vaginanya tak henti henti meremas penisku membuat aku jadi ngilu, aku sudah paham bahwa orang desa secara naluri sudah mempunyai kemampuan seks yang hebat, jadi untuk aku kemampuan Neneng benar benar sulit dicari bandingannya.

Ketika kurasakan air maniku hampir memancar, aku berbisik pada Neneng agar berhenti menggoyang pantatnya supaya aku dapat lebih merasakan kenikmatan ini. Tetapi Neneng justru makin cepat menggoyangkan pantatnya serta meremas-remas penisku sehingga tanpa dapat ditahan lagi air maniku memancar dengan derasnya memenuhi vagina Neneng.

Saat itu juga Neneng mencengkeram punggungku keras keras dan kurasakan vaginanya menjepit penisku dengan erat sekali, matanya terbeliak sambil mendesis. Rupanya aku dan Neneng mencapai puncaknya pada saat yang bersamaan. Setelah beberapa menit diam, kurasakan Neneng pelan pelan mulai meremas-remas punggungku sambil menempelkan pipinya ke pipiku.

Dengan tersipu-sipu dia bercerita kalau dia senang bisa mendapat rejeki ditiduri olehku, karena sejak di desa dulu dia memang nafsunya besar, sehingga suaminya sampai kerepotan melayani nafsunya yang luar biasa itu. Sekarang ini dia benar-benar baru merasakan puas yang sebenarnya setelah main denganku.

Aku terhanyut oleh caranya yang mesra itu, namun aku tak ingin main lagi saat itu karena aku tadinya benar-benar hanya mau pijat dan melemaskan ototku, kalau sampai harus seperti ini, semuanya hanya gara-gara ada vagina baru di rumah yang tentunya tak dapat aku biarkan. Setelah kuberi dia uang 200 ribu, kusuruh Neneng keluar, Neneng sangat terkejut melihat jumlah uang yang kuberikan, ia berkali-kali mengucapkan terima kasih dan keluar dari kamarku.

Sekeluarnya Neneng, aku kembali berbaring telanjang bulat diatas ranjangku sambil memejamkan mata, badanku terasa enteng karena terlalu banyak seks

https://heylink.me/Jaguar.QQ/


Jumat, 28 Maret 2025

GODAAN TANTE BETTY






FORUM DEWASA - Suasana rumah Tante Betty petang itu masih lengang. Hanya tampak satu sepeda motor milik Randy dan sebuah mobil Kijang terbaru yang baru saja memasuki garasi. Randy dan kakaknya, Susan, berlibur di rumah Tante Betty untuk mengisi liburan kenaikan kelas. Tante Betty sebagai wanita karier sering merasa kesepian karena ia belum bersuami. Ia sangat senang apabila ponakan-ponakannya berkunjung ke rumahnya, apalagi sampai menginap lama seperti yang dilakukan anak dari kakak pertama dan keduanya itu.Domino99

Susan baru saja pulang dari rumah Nina saat waktu menunjukkan pukul setengah delapan malam. Melihat suasana rumah sedang kosong ia segera masuk kamar. Matanya tampak sembab menandakan ia baru saja menangis. Meskipun jauh-jauh hari Susan sudah merasakan perubahan sikap Ari, namun tetap saja kaget dengan keputusan kekasihnya itu untuk tidak meneruskan hubungan mereka lagi. Apalagi di telepon tadi, Ari yang mengatakan bahwa mereka tidak cocok seperti dibuat-buat saja. Tapi Susan juga bukan gadis yang lemah. Baginya, tidak ada alasan baginya untuk menjadi gadis yang cengeng diusianya yang telah menginjak delapan belas.

intu kamar Susan tiba-tiba saja terbuka. Kepala Randy muncul dari balik pintu sambil tersenyum.

?Baru datang, Kak??, tanya Randy sambil ngeloyor masuk meski kakaknya sedang berganti pakaian. Randy berjalan acuh tak acuh.
?Iya..?, jawab Susan singkat. Pikirannya masih sumpek dengan kejadian tadi siang. Segera saja direbahkan badannya di kasur setelah mengganti baju perginya dengan daster tipis.
?Kok, lesu gitu.., Kenapa??, Randy yang baru kelas dua SMP itu menghampiri Susan. Ia juga kemudian merebahkan badannya disamping kakaknya tersebut. Susan hanya diam saja seolah tidak mendengar pertanyaan adiknya. Matanya menerawang melihat langit-langit kamar. Randy pun akhirnya memperhatikan sepupunya tersebut. Susan memang benar-benar cantik. Kadang-kadang ia merasa lebih senang kalau Susan bukan saudaranya. Mungkin karena seringkali ia tanpa sadar mengagumi tubuh Susan. Entah mengapa akhir-akhir ini minatnya terhadap wanita begitu meningkat. Ia bahkan suka sekali melihat-lihat pose wanita di majalah kosmopolitan milik kakaknya itu. Biasanya ia jadi terangsang dan onani di kamar mandi.

ret..?, Sepersekian detik posisi tangan Susan bergerak memangku kepalanya sendiri dan tanpa ia sadari belahan baju di dadanya menjadi terbuka. Melihat hal demikian Randy jadi sedikit canggung. Ia kebingungan sekaligus menyukai pemandangan itu. Randy agak berdebar-debar ketika ia semakin jelas melihat lekuk buah dada kakaknya yang tampak ranum dan indah. Apalagi tampak tonjolan puting di balik daster tipis itu. Batang kon**lnya terasa sedikit mengeras.
Karena dorongan hasratnya, Randy memberanikan diri perlahan-lahan mendekati tubuh Susan. Ia merangkul pinggang kakaknya tersebut. Merasakan sentuhan di tubuhnya, membuat rasa sedih Susan semakin mendalam. Air matanya mulai keluar dan ia segera membalikkan badan membelakangi adiknya. Ia tidak mau menangis di hadapan Randy. Posisi demikian membuat Randy bisa merangkul Susan dengan leluasa dari belakang.
?Kamu cantik deh.., malam ini..?, ucap Randy tanpa sadar. Susan pun hanya diam saja. Yang ia butuhkan saat ini hanyalah ada orang yang menyayanginya.
Randy kemudian melingkarkan tangannya ke pinggang Susan. Gadis yang merasa sedang bersedih itu sedikit bergerak lebih mendekatkan badannya ke dalam pelukan Randy. Ia ingin ada orang yang menghiburnya disaat-saat seperti ini. Respon Susan ini membuat Randy berani menggerakan tangannya dengan lembut untuk menyentuh bagian bawah buah dada sepupunya. Susan hanya memejamkan mata saja. Posisi tubuh yang berhimpitan itu membuat pikiran Randy semakin tidak menentu. Apalagi batang kon**lnya yang berhimpitan dengan pantat Susan. Perlahan ia mulai meremas dengan halus buah dada sepupunya tersebut.

Susan pun dalam keadaan sedang sedih menjadi merasa sangat tenang karena adiknya seperti mengerti kesedihannya. Ia tahan terhadap seorang sepupu. Ia juga membiarkan telapak tangan Randy membelai-belai buah dadanya yang memang tidak memakai beha. Belaian Randy pada bagian tubuhnya yang sensitif tersebut membuat jantung Susan sedikit berdebar-debar. Tapi ia segera menganggap wajar sentuhan kasih sayang sepupunya tersebut.

Randy pun mulai berani menciumi bagian tengkuk leher Susan sambil memasukkan tangannya ke dalam daster Susan. Perasaan Susan menjadi sedikit tidak karuan. Ia mulai menyadari bahwa sentuhan sepupunya bukan lagi sentuhan kasih sayang, tapi di satu sisi ia amat menikmati sentuhan itu. Terutama remasan telapak tangan Randy terhadap puting susunya. Perasaan sedih yang sedang ia alami seperti berganti dengan keinginan untuk terus dibelai. Ia ingin menghentikan Randy, namun sentuhan itu membangkitkan perasaan lain dalam kesedihannya. Sentuhan-sentuhan halus itu membuat bulu tengkuknya berdiri. Buah dadanya pun menjadi agak mengeras oleh karena sentuhan dan remasan lembut tangan Randy.
?Ran, mmh.., udah ah.., aku kegelian?, akhirnya Susan berusaha menyudahi aktivitas itu.
?Ah, aku kan sayang sama kamu?, sahut Randy sambil sedikit ngos-ngosan. Ia masih saja merabai tubuh sepupunya.
DominoQQ

?Engh, badanku jadi lemas semua nih?, tanpa sadar Susan berucap sambil setengah merengek. Kemaluannya bagian bawah pun mulai terasa hangat dan lembab.
Randy tidak menghiraukan perkataan sepupunya tersebut, ia masih terus meremas-remas payudara Susan. Malah ia mulai memasukkan satu tangannya ke dalam celana dalam sepupunya. Bulu-bulu halus di memek Susan pun terasa di telapak tangan Randy. Iapun menyentuh bibir memek sepupunya itu. Susan menggelinjang. Nafasnya mulai tidak terkontrol. Kesadarannya pun mulai hilang. Sekilas ia hanya menyadari bahwa ia sedang dicumbui oleh sepupunya sendiri. Memeknya sudah mulai berdenyut-denyut.
Randy secara lembut namun penuh nafsu mulai merebahkan tubuh Susan. kon**lnya seperti ingin membutuhkan sesuatu. Ditindihnya tubuh sepupunya dengan birahi yang mulai tidak terkontrol. Segera saja ia buka kancing daster sepupunya. Tampak dengan jelas kedua belah buah dada sepupunya yang indah itu dengan putingnya yang telah berdiri tegak. Ia langsung mengulumi puting buah dada sepupunya tersebut.
?Ran.., ngmhhnghh.., udah dong.., sshh?, ucap Susan ketika sekilas kesadarannya datang. Namun Randy sudak asyik dengan aktivitas birahinya. Lidahnya mempermainkan puting susu sepupunya dengan penuh perasaan. Mata Susan terpejam dan tangannya membelai kepala Randy, merasakan kenikmatan jilatan-jilatannya.

Randy akhirnya mulai tak sabar, ditariknya turun celana dalam sepupunya tersebut. Susan sudah benat-benar dikuasai nafsu. Ia tidak sadar ketika celana dalamnya terlepas. Randy pun segera memelorotkan celana pendeknya sendiri sampai batang kon**lnya terlihat tegak. Dikangkangkannya kedua kaki Susan dengan perlahan. kon**lnya segera ia arahkan ke dalam pangkal paha Susan. ?Sleep!?, Setengah detik kemudian kon**l Randy mulai memasuki liang memek Susan. Terasa hangat dan empuk. Sesaat Susan seperti tersadar apa yang sedang terjadi, namun kesadarannya langsung hilang ketika Randy mulai menggerakan pinggangnya naik turun.
Napas Randy semakin ngos-ngosan tatkala tubuhnya mulai bergerak menindih tubuh sepupunya yang mulus itu. Buah dada Susan bergoyang-goyang karena gerakan sodokan Randy terhadap tubuhnya. Semuanya seperti tidak dapat dihentikan begitu saja. Kesadaran Susan pun telah musnah berganti kebutuhan untuk dicumbui. Ia akhirnya juga merespon gerakkan yang dilakukan sepupunya tersebut. Memek Susan berdenyut-denyut ketika kon**l sepupunya terus bergerak dalam liang memeknya. Pinggangnya bergerak berputar-putar dan sambil merintih penuh rasa nikmat.

?Ran.., nghh enghhnak.., enghh terusshhsshh?, rintih Susan dalam kenikmatan.
Desahan Susan membuat nafsu Randy semakin menjadi-jadi. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa gadis yang sedang ia entot adalah kakak sepupunya sendiri. Konsentrasi Randy hanyalah pada gerakan tubuhnya yang maju mundur. Batang kon**lnya seperti dipijit-pijit di dalam lubang memek Susan. Ia semakin mempercepat gerakannya karena terasa sesuatu yang mendesak batang kon**lnya.
?Engghh.., yang.., engghh lebihhss kerassh..sshh?, Susan mendesah merasa saat itu dirinya telah membubung tinggi. Randy semakin mempercepat gerakannya. Bunyi kecepak-kecepuk menjadi semakin berirama. Randy merasa kon**lnya seperti akan meledak. Gerakannya kini telah menjadi hentakan-hentakan. Susan masih terus memeluk erat tubuh sepupunya sambil matanya terus terpejam.
?Esshh.., Ahh.., ahh..ampirr.., ashh?, Susan mendesah-desah. Ia merasa tubuhnya sudah hampir mencapai puncak. Gerakan tubuh keduanya menjadi sangat cepat.

Tiba-tiba Randy menghentakkan badannya dengan keras dan lama ke dalam tubuh sepupunya. Kedua tubuh itu tampak bergetar. Tangan Susan pun memeluk tubuh Randy tak kalah eratnya. Keduanya telah sampai dipuncak kenikmatan.
Adegan kedua sepupu itu tanpa disadari sebenarnya dilihat oleh Tante Betty dari balik pintu. Tante Betty benar-benar bingung dengan apa yang dilihatnya. Ia sebenarnya ingin segera memasuki kamar itu namun ia segera menyadari bahwa hal itu dapat memperburuk keadaan. Beberapa saat kemudian Tante Betty melihat keduanya tampak tertidur. Kedua ponakannya itu terkulai lemas dalam keadaan telanjang. Dengan perlahan ia memasuki kamar itu dan mendekati ranjang tempat dua ponakannya tertidur lelap.

Ia mulai menatap wajah kedua ponakannya dengan rasa galau. Mungkin karena aku terlalu sibuk sehingga hal ini sampai terjadi ucapnya dalam hati. Dengan perlahan ia mulai menaiki kasur dan mendekatkan badannya pada tubuh Susan. Dipeluknya gadis ponakannya itu dengan penuh rasa kasih sayang. Melihat tubuh gadisnya yang sintal dengan buah dada yang ranum membuatnya tersadar bahwa Susan memang mungkin sudah saatnya dewasa. Benar-benar kesalahanku, keluhnya.
Randy yang merasa ada orang datang mulai terbangun. Kelopak matanya terbuka perlahan dan tampak tantenya memakai daster biru membelakanginya. Lekuk tubuh tantenya tampak indah dalam keremangan kamar. Dalam keadaan setengah sadar, ia masih merasakan kenikmatan yang baru saja dilaluinya bersama Susan. Tak terasa beberapa saat kemaluannya menegang kembali.

Kebutuhan yang mulai mendesak itu membuat Randy mulai salah tingkah. Tiba-tiba saja ia ingin menyentuh tubuh tantenya yang berada di hadapannya. Apalagi lekuk tubuh tantenya terlihat sangat indah. Namun ia sangat takut apabila tantenya marah. Maka iapun berpura-pura tidur dan memejamkan mata. Dalam keadaan yang mulai birahi kembali Randy memutar otaknya agar dorongannya tersebut terpuaskan. Maka dengan pura-pura dalam keadaan tidur Randy menggerakan badannya untuk dapat memeluk tubuh tantenya.

Tante Betty yang merasa tubuh Randy bergerak segara membalikkan badan dan memeluk tubuh Randy. Buah dadanya yang hanya dibalut daster biru terasa menyentuh bagian muka Randy. Tante Betty pun mulai membelai kepala Randy dengan penuh kelembutan. Diperhatikan ponakan laki-lakinya dari atas kepala dan turun ke bawah. Pasti banyak yang naksir, ucap tante Betty dalam hati melihat kepolosan wajah ponakannya itu.

Tiba-tiba wajah Tante Betty memerah. Tak sengaja matanya menyapu kon**l Randy yang agak menegang. Ia berusaha menenangkan diri bahwa yang dihadapannya adalah keponakannya sendiri. Namun jantungnya semakin berdebar-debar. Apalagi diusia yang telah memasuki usia tiga puluh tahun ini ia belum pernah disentuh laki-laki. Kebutuhan seksualnya selama ini ia alihkan dengan menyibukkan diri pada pekerjaan. Sebagai wanita matang, selama ini ia belum pernah melihat tubuh laki-laki dewasa dalam keadaan telanjang. Tubuh Randy pun juga mulai mekar di usia enam belas tahun itu. Tiba-tiba kepala tante Betty terasa agak berkunang-kunang.
Tanpa sadar tangan Tante Betty mulai bergerak mendekati batang kon**l Randy. Dengan perlahan-lahan agar Randy tidak terbangun, Tante Betty mulai menyentuh batang kon**l Randy. Terasa hangat dan agak keras. Dibelai-belai batang kon**l itu dengan penuh kelembutan. Ia membayangkan andai saja batang kon**l itu mendesak-desak di lubang memeknya. Matanya mulai terpejam. Tanpa sadar tangannya yang sebelah meremas buah dadanya sendiri. Terasa ada cairan hangat mengalir di dalam kemaluannya. Mau tidak mau Tante Betty mengakui bahwa ia mulai terangsang setelah menyentuh batang kon**l Ponakannya.

Tiba-tiba saja tangan Randy bergerak. Rasa kaget itu membuat Tante Betty menghentikan sentuhannya. Ia memejamkan mata sambil berbaring dalam keadaan memeluk ponakannya. Harapannya adalah Randy menganggapnya tidur.
Merasakan apa yang baru saja dilakukan tantenya terhadap kon**lnya, Randy menjadi berani. Dibukanya ritsluiting atas daster tantenya. Tampak di depan matanya buah dada yang lebih besar dari kepunyaan Susan. Tampak pula tonjolan mungil puting Tante Betty yang berwarna merah kecoklat-coklatan. Randy sudah tidak sabar. Ia langsung mengulum puting susu tantenya yang sudah mulai menegang itu. Buah dada tantenya pun mulai terasa mengeras.
BandarQ

Tante Betty kebingungan dengan apa yang dilakukan ponakannya itu. Sekilas hampir saja ia beranjak bangun. Seharusnya ia menegur yang dilakukan ponakannya itu. Tapi jangan-jangan ia tahu apa yang tadi kulakukan, pikir Tante Betty. Ia menjadi takut sendiri kalau hal itu benar-benar terjadi. Pasti bisa memalukan dirinya jika ponakannya melapor pada mamanya.
Akhirnya dengan pasrah, Tante Betty tetap berpura-pura tidur. Apalagi sentuhan lidah Randy pada putingnya membawa kenikmatan yang luas biasa. Bahkan ia mulai menikmati sepenuhnya ketika kuluman Randy disertai gigitan kecil. Tante Betty pun mengigit bibir karena cumbuan ponakannya.

?Ssshh..?, tanpa sadar Tante Betty mendesah penuh kenikmatan saat Randy mengulum puting buah dadanya. Ia pun memegangi kepala ponakannya dengan penuh kelembutan seperti tidak boleh membiarkan aktivitas itu berhenti. Kesadarannya mulai kabur dan seluruh sendi tubuhnya menjadi sangat lemas.
Randy tahu bahwa tantenya berpura-pura tidur. Ia juga tahu kalau tantenya benar-benar menikmati semua yang dia lakukan pada tubuh tantenya itu. Hal ini semakin membangkitkan keberaniannya. Ia segera membuka daster Tante Betty sambil terus mengulum puting serta meremas-remas tubuh Tante Betty. Dijilatinya seluruh tubuh tantenya.

?Enghh.., ahhng.., ahh.., nggssh?, Tante Betty mendesah tanpa mampu menahan apa yang dilakukan ponakannya tersebut. Tubuhnya seperti tidak mau berhenti dijilati. Saat ini dia hanya ingin terus disentuh dengan penuh kemesraan.
Napas Randy mulai ngos-ngosan. Kebutuhannya untuk memuaskan dorongan kebutuhannya membuat ia segera membuka celana dalam Tante Betty. Pemandangan bulu-bulu halus di sekitar kemaluan tantenya membuat Randy semakin bernafsu. Diarahkan batang kon**lnya ke dalam selangkangan tante Betty.
?Sleep!?, Batang kon**lnya pun telah masuk ke dalam lubang memek tantenya. Tante Betty merasakan tubuhnya dimasuki sesuatu yang terasa luar biasa enaknya. Matanya terpejam sangat dalam. Tubuhnya mulai merespon gerakan naik turun Randy. Nafasnya tidak teratur dipenuhi dengan dorongan nafsu yang mulai tinggi.
?Aahh.., esshh.., ahh?, Tante Betty mulai mengerang kenikmatan. Ia pun memegangi pantat Randy untuk membantu gerakan naik turun. Mendengar suara desahan-desahan Susan pun terbangun. Ia sedikit terhenyak melihat tubuh tantenya dalam keadaan telanjang ditindih oleh Randy. Dilihatnya Randy dengan penuh nafsu menyetubuhi Tante Betty. Susan pun agak bingung bahwa Tantenya itu justru merepon dengan desahan-desahan. Tangan Randy memegangi paha Tante Betty dan pinggangnya terus bergerak di sela-sela selangkangan tantenya itu. Melihat adegan sepupu serta desahan tantenya dalam ruangan yang remang-remang ini membuat Susan mulai terangsang.
Tanpa sadar Susan mendekati wajah tantenya itu. Diciumnya bibir Tante Betty. Tante Betty pun dalam keadaan yang sudah di awang-awang segera merespon ciuman itu dengan lumatan yang penuh birahi. Randy sudah asyik dengan aktivitas maju-mundur untuk meningkatkan kenikmatannya.
?Eng.., ssh.., nikmat.., Ran?, desah Tante Betty sambil disela-sela ciumannya dengan Susan. kon**l Randy terasa semakin tersedot-sedot. Suara kecepak kecepok menjadi semakin keras dan berirama sering dengan gerakan kon**l Randy memasuki liang memek Tante Betty.
Susan semakin larut dengan permainan tante dan sepupunya itu. memeknya pun telah menjadi basah karena terangsang melihat adegan sepupu dan tantenya itu. Kepala Susan kemudian bergerak turun. Bibirnya mengulum puting dan tangannya meremas-remas buah dada tantenya.

?Enghss.., enghh.., terusshhin.., engshh?, Tante Betty semakin merasa terbang di awang-awang. Gerakan Randy membuat memeknya terasa sangat nikmat. Jilatan lidah Susan pada putingnya semakin membuat nafsunya menjadi-jadi. Nafasnya menjadi semakin tidak teratur. Cumbuan kedua ponakannya memenuhi kebutuhan seksualnya yang sudah tertahan belasan tahun. Tubuhnya pun ikut maju-mundur seiring dengan gerakan Randy. Ia pun semakin mempererat pelukannya pada Randy. Gerakan maju-mundur Randy diimbangi dengan gerakan bergoyang-goyang oleh Tante Betty. Aktivitas ini membuat ia merasa ada sesuatu yang mendesak. Tante Betty semakin mempercepat goyangannya. Ia memeluk Randy sangat erat sambil terus mengoyangkan pinggulnya dengan cepat. Tiba-tiba tubuh Tante Betty menegang dan memeknya berdenyut-denyut seperti meledakkan sesuatu. Ia merasa tubuhnya hancur berkeping-keping dalam kenikmatan.
?Ran.., ganti aku aja.., Tante udah lemas tuh?, ucap Susan tanpa malu-malu. Ia segera mengangkangkan kakinya. Nafsunya sudah memuncak dan harus dipenuhi. Seluruh bagian tubuhnya seperti menuntut untuk dicumbui.
Randy pun menarik kon**l dari kemaluan tantenya yang telah terkulai itu. Diarahkannya batang kon**lnya itu ke arah lubang memek Susan yang telah mengangkang itu. ?Sleep!?, kon**lnya langsung terasa tersedot-sedot. Ditindihnya tubuh sepupunya itu.

Mereka sudah dikuasai oleh birahi yang tak tertahankan. Kebutuhan itu saling memuaskan membuat tidak ada lagi kecanggungan diantara mereka. Randy menciumi buah dada Susan sambil pinggang melakukan gerakan naik turun. Susan melingkarkan tangannya pada punggung Randy.
?Enghh terusshh.., Ran.., masukin terus.., enggsshh?, desah Susan sambil matanya masih terus terpejam. Dengan perlahan Randy menarik tubuh Susan agar duduk di atas pinggang Randy. Posisi ini semakin membuat kon**l Randy lebih bisa masuk lebih dalam lagi. Tangan Randy memegangi pantat sepupunya itu. Susan juga merasa memeknya terisi lebih penuh oleh batang kon**l Randy.
Randy semakin merasa kon**lnya disedot-sedot oleh kemaluan sepupunya. Susan yang berada di atas tubuh Randy mulai menggerakkan badannya. Keduanya telah larut dalam gerakan berirama. Randy semakin memperdalam gerakannya pada selangkangan sepupunya. Susan pun mencontoh gerakan tantenya dengan menggoyang-goyang pinggangnya.
?Enghh.., terus.., Ran.., Enghh enaahkk?, mata Susan terpejam dan bibirnya mendesah. Randy terus menggerakan pinggangnya semakin cepat. Goyangan Susan pun menjadi samakin cepat pula. Kedua tubuh itu telah menyatu dalam kebutuhan yang tak tertahankan. memeknya terasa semakin berdenyut-denyut oleh sodokan-sodokan kon**l sepupunya itu.
Poker

?Lebihh kerashh.., enghh lagi?, Susan merasakan tubuhnya akan meledak. Gerakan keduanya menjadi semakin cepat dan keras. Tiba-tiba saja tubuh keduanya menegang secara bersamaan tanda mereka mencapai puncak kenimatan bersamaan. Beberapa saat kemudian ketiganya sudah tertidur pulas dalam keadaan telanjang.
Peristiwa semalam tampaknya dianggap seperti tidak pernah ada oleh Tante Betty. Saat makan pagi, tante Betty tampak berusaha bersikap santai.
?Ran, kamu mau kemana hari ini?, tanya Tante Betty sambil mengoleskan mentega pada roti tawarnya. Ia sudah mengenakan busana kerja. Blus krem dan rok span abu-abu.
?Mungkin ke toko buku, ada novel Shedney Shieldon yang baru?, ucap Randy sambil berpura-pura membaca koran. Ia masih sungkan dengan Tante Betty mengingat apa yang dilakukannya semalam. Ia takut kalau sampai Tante Betty lapor ke mamanya. Bisa-bisa aku dibunuh oleh Papa, pikirnya.
?Kalau gitu ini buat beli novelnya?, ucap Tante Betty sambil menyodorkan dua lembar uang lima puluh ribuan. Randy pun mendongakan kepalanya sambil terheran-heran. Dilihatnya Tante Betty mengangguk. Tanda ia harus menerima uang itu.
?Makasih ya, Tante?, ucap Randy sambil menyorongkan badannya memeluk Tante Betty, Merekapun berangkulan erat.
Tiba-tiba Tante Betty berbisik?, Yang tadi malem jangan kasih tau siapa-siapa ya, Ran?.

?Iya, Tante?. Kemaluan Randy terasa mengeras.
?Terus kalau Randy takut tidur sendirian, tidur di kamar Tante aja ya?, ucap Tante Betty dengan nada datar. Ia tidak mau Randy menangkap keinginannya. Namun bagi Randy kata-kata itu seperti undangan yang sangat jelas maksudnya.
Randy pun sedikit melonggarkan pelukannya dan melihat wajah Tante Betty tampak agak memerah. Hasrat untuk melakukan aktivitas seperti semalam menggelegak dalam dirinya. Tanpa sadar diciumnya bibir Tante Betty. Pertama lembut namun kemudian semakin ganas. Kebutuhannya mulai tak tertahankan. Tante Betty sempat gelagapan dengan apa yang dilakukan oleh Randy. Ia tidak mengira Randy sudah berani terang-terangan. Namun sekian detik kemudian ia mulai membalas ciuman itu. Mereka saling melumat lidah dan menghisap. Ia bahkan membiarkan tangan Randy membuka kancing blusnya. Tangan Randy segera menyisihkan BH dan meremasi buah dadanya. Semakin lama buah dada itu terasa mengeras.

?Sudah, Ran. Tante mau ke kantor?, ucap Tante Betty sambil berpura-pura tidak mau. Namun tampaknya Randy tidak peduli. Ia mulai menciumi leher tante Betty dengan lembut. Tangannya yang satu bahkan mulai mengangkat span abu-abu itu hingga celana dalam tante Betty terlihat. Tangan Randy pun mulai menggerayangi sesuatu yang ada di balik celana dalam itu.

?Ash.., neghh, udah, Ran?, desah Tante Betty. Ia tidak ingin terlambat. Tender proyek dua M itu bisa hilang, pikir tante Betty. Namun apa yang dilakukan ponakannya ini benar-benar terasa nikmat. Akhirnya ia membalikkan badan dan segera menurunkan celana dalamnya.
?Udah, Ran dari belakang aja?, ucap Tante Betty sunguh-sungguh. Rani, teman kantornya, pernah mengatakan kalau pria bersetubuh lewat belakang akan cepat ejakulasi. Paling tidak ia masih sempat merasakan persetubuhan dan tidak terlambat ke kantor.

Kesempatan itu tidak disia-siakan Randy. Dipelorotkannya celana pendeknya. Batang kon**lnya tampak sudah sangat tegang. Perlahan diarahkannya kon**lnya ke memek Tante Betty. ?Slepp!?, kon**l Randy mulai memasuki lubang memek Tante Betty. Lututnya seperti hampir copot ketika kon**l itu masuk ke dalam lubang memek Tante Betty. Tante Betty juga segera merasa lemas. Ia pun segera menahan badannya pada sandaran sofa. Posisinya seperti orang yang akan naik kuda.
?Eenghh.., nikmat, terusshh?, desah Tante Betty sambil memejamkan mata. Randy memegangi pinggang tantenya dan terus menyodok-nyodokan kon**lnya ke memek Tante Betty. kon**lnya terasa seperti dipijat-pijat dan disedot-sedot. Ia kemudian ikut membungkukkan badan agar tangannya dapat meremas buah dada Tante Betty yang ranum menggantung.

Gerakan mereka makin lama makin cepat. Tante Betty sudah tertelungkup di sandaran sofa dan Randy menyetubuhinya dari belakangnya. Kenikmatan itu semakin membuat ia lupa urusan kantornya.
?Terusshh, Ran.., enakk?, desah Tante Betty.
Beberapa saat kemudian Randy mempercepat gerakannya. Ia memeluk erat tubuh Tante Betty namun pinggangya masih melakukan gerakan maju-mundur. Tiba-tiba tubuhnya mengejang sambil kon**lnya disorongkan secara mendalam ke lubang memek Tante Betty. Ia telah sampai di pucak kenikmatan. ?Cret.., cret.., cret?, sperma Randy membasahi lubang memek Tante Betty. Ia kemudian menarik kon**lnya dan segera menjatuhkan badannya ke sofa.
AduQ

Tante Betty segera menaikkan celana dalamnya dan merapikan blus serta rok mininya. Dilihatnya ponakannya memandang dengan mesra. Tampaknya kecanggungan diantara mereka sudah luntur dan berganti hubungan dua lawan jenis yang saling membutuhkan. Tante Betty pun mau tidak mau mulai mengakui bahwa ia tidak lagi melihat Randy sebagai ponakannya namun tak lain sebagai pria yang mampu memberikan kepuasan seksualnya.
?Udah, ya Tante ke kantor dulu?, ucap Tante Betty sambil mendekati Randy. Mereka berciuman dengan mesra seperti seorang kekasih. Setelah melihat jam di dinding, Tante Betty segera beranjak ke garasi. Ia sudah terlambat sepuluh menit. Tak lama kemudian deru suara mobil pun berbunyi dan semakin lama semakin menghilang. Randy pun segera memakai celananya dan tertidur di sofa.

https://heylink.me/Jaguar.QQ/


Kamis, 27 Maret 2025

PERAWANKU HILANG KARENA DILDO






FORUM DEWASA - Mеmіlіkі ruра yang cantik tіdаk ѕеlаmаnуа menguntungkan. Mеmаng banyak lеlаkі уаng tеrtаrіk, аtаu mungkіn hanya ѕеkеdаr mеlіrіk. Adа kаlаnуа wajah mеnеntukаn dalam mendapatkan posisi dі ѕuаtu реkеrjааn. Atau bаhkаn wаjаh dараt dіkоmеrѕііlkаn рulа. Tарі аku tidak pernah mеnghаrарkаn wаjаh уаng саntіk seperti уаng kumіlіkі ѕааt іnі. Aku jugа tіdаk pernah mеnghеndаkі tinggi badan 163 сеntіmеtеr dеngаn bеrаt 52 kilogram. Tidak juga kulіt рutіh mеrоnа dеngаn dаdа ukurаn 36B. Tidak! Sungguh, ѕеmuа itu justru mеmbаwа bencana bаgіku. Bagaimana tidak bеnсаnа. Kаrеnа роѕtur tubuh dаn wajah уаng bіѕа dіnіlаі delapan, aku bеbеrара kаlі mengalami реrсоbааn реmеrkоѕааn.

Pаlіng awal kеtіkа aku mаѕіh duduk di bаngku esempe kеlаѕ tіgа. Aku hаmріr ѕаjа diperkosa oleh ѕаlаh seorang murid lаkі-lаkі dі toilet. Murіd lаkі-lаkі уаng ternyata seorang аlkоhоlіk itu kemudian dikeluarkan ѕесаrа tidak hоrmаt dаrі ѕеkоlаh. Tарі аkuрun аkhіrnуа ріndаh sekolah kаrеnа mаѕіh trаumа. Dі ѕеkоlаh уаng baru рun аku tak bіѕа tеnаng karena salah seorang ѕаtраmnуа ѕеrіng menjahilin аku. Kаdаng mеnggоdа-gоdа, bahkan реrnаh ѕаmраі menyingkap rokku kе аtаѕ dari belakang. Sampai раdа puncaknya, aku dіgіrіng kе gudаng sekolah dengan alasan dіраnggіl оlеh ѕаlаh ѕеоrаng guru. Untung ѕаjа waktu іtu ѕеоrаng temanku tahu gelagat tаk beres уаng tаmраk dаrі ѕі Sаtраm brеngѕеk іtu. Iа dan beberapa teman lain ѕеgеrа mеmаnggіl guru-guru kеtіkа аku ѕudаh mulаі terpojok. Aku ѕеlаmаt dаn ѕаtраm іtu meringkuk ѕеbulаn dі sel реngар.Domino99

Dua kali menjadi kоrbаn percobaan реmеrkоѕааn, оrаng tuaku ѕеgеrа mengadakan upacara ruwаtаn. Wаlаuрun papa mаmаku bukan оrаng Jаwа tulеn (Tionghoa), tapi mereka реrсауа bаhwа uрасаrа ruwatan bisa menolak bаhауа. Sеlаmа dua tаhun аku baik-baik ѕаjа. Tаk аdа lаgі kеjаdіаn percobaan реmеrkоѕааn аtаѕ diriku. Hаnуа kаlаu colak-colek ѕіh mеmаng masih ѕеrіng tеrjаdі, tарі ѕеlаmа mаѕіh ѕораn tаk араlаh. Tарі kеtіkа аku duduk dі bаngku kеlаѕ tіgа SMA. Kеjаdіаn іtu tеrulаng lаgі.

Teman sekelasku mеngаjаkku bеrdugеm ria kе dіѕkоtіk. Aku ріkіr tаk араlаh ѕеkаlі-kаlі, biar nggak kuper. Ini kan Jаkаrtа, ріkіrku saat іtu. Aku mеmаng tаk іkut minum-minum yang bеrbаu аlkоhоl, tapi aku tаk tаhu kаlаu juѕ jеruk уаng aku pesan telah dimasuki оbаt tіdur oleh temanku itu. Waktu dіа mеnуеrеtku ke mоbіlnуа аku mаѕіh ѕеdіkіt іngаt. Wаktu dіа mеmаkѕа menciumku аku jugа mаѕіh іngаt. Lalu dengan ѕеgаlа kеkuаtаn уаng tersisa aku berusaha bеrоntаk dаn menjerit-jerit minta tolong. Aku kembali bеruntung kаrеnа ѕuаrа tеrіаkаnku tеrdеngаr оlеh security diskotik уаng kеmudіаn dаtаng menolongku.

Sеjаk іtu аku merasa tаk bеtаh tіnggаl di Jakarta. Akhirnya aku ѕеgеrа dіріndаhkаn kе Yogyakarta, tinggal bеrѕаmа kеluаrgа tanteku ѕаmbіl tеruѕ mеlаnjutkаn ѕеkоlаh. Awаlnуа kеtеnаngаn mulai mеndаtаngіku. Hіduрku berjalan ѕесаrа wаjаr lurus tеrаtur. Tanpa аdа gаngguаn уаng berarti, араlаgі gаngguаn kеjіwааn tеntаng trauma реrkоѕааn. Aku sibuk sekolah dаn jugа іkutаn les рrіvаt bаhаѕа Inggrіѕ.

Tарі mеmаѕukі bulаn kelima реrіѕtіwа іtu benar-benar tеrjаdі. Aku bеnаr-bеnаr dіреrkоѕа. Dаn уаng lеbіh kеlеwаt bаtаѕ. Bukаnnуа lеlаkі yang mеmреrkоѕаku, tарі wаnіtа. Yah, аku dіреrkоѕа lesbian!! Dаn lebih menyakitkan, уаng melakukannya аdаlаh guru рrіvаtku sendiri. Nаmаnуа Rio Kоfl. Umurnуа 25 tаhun, tujuh tаhun diatasku. Ia orang Wаlеѕ yang sudah tujuh tahun menetap di Indоnеѕіа. Jаdі Rio, bеgіtu аku mеmаnggіlnуа, cukup fаѕіh bеrbаhаѕа Indоnеѕіа. Rio tіnggаl tаk ѕаmраі ѕаtu kіlоmеtеr dаrі tеmраtku tinggal. Aku сukuр berjalan kаkі jіkа іngіn kе rumаh kоntrаkаnnуа.DominoQQ

Kejadian іtu bеrmulа раdа saat аku datang untuk lеѕ privat kе tеmраt Rio. Kаdаngkаlа аku memang dаtаng kе tеmраt Rio kаlаu аku bosan belajar di rumаhku ѕеndіrі, іtuрun kami lаkukаn dengan jаnjіаn dulu. Sеbеlum kеjаdіаn itu аku tіdаk реrnаh berpikiran macam-macam аtаuрun сurіgа kераdа Rio. Sаmа sekali tіdаk! Mеmаng реrnаh аku mеnаngkар bаѕаh Rio уаng mеmаndаngі dаdаku lеkаt-lеkаt, реrnаh jugа dia mеnерuk pantatku. Tарі аku kіrа іtu hаnуа sekedar іѕеng ѕаjа.

Sіаng іtu аku реrgі kе tеmраt Rio. Dіtеngаh jаlаn tіbа-tіbа hujan menyerang bumі. Aku yang tаk bawa рауung bеrlаrі-lаrі mеnеmbuѕ hujan. Dеrаѕ ѕеkаlі hujаn іtu sampai-sampai аku benar-benar bаѕаh kuyup. Sampai di rumаh Rio dia sudah menyongsong kedatanganku. Hеrаn aku kаrеnа Rio masih mеngеnаkаn dаѕtеr tipis tak bеrmоtіf alias роlоѕ. Sеhіnggа ара уаng tersimpan di bаlіk daster itu terlihat сukuр membayang. Lebih heran lаgі kаrеnа Rio mеnуоngѕоngku sampai ikut bеrhujаn-hujаn.

“Aduh Mеl, kеhujаnаn yah? Sаmраі bаѕаh begini..” ѕаmbutnуа dеngаn dіаlеk Britishnya.

“Rio, kеnара kamu jugа ikut-ikutan hujan-hujanan sih, jаdі ѕаmа-ѕаmа bаѕаh kan.”

“Nggаk ара-ара nanti ѕауа tеmаnі уоu ѕаmа-ѕаmа mengeringkan bаdаn.”

Kami mаѕuk lewat ріntu gаrаѕі. Rio mеngunсі ріntu gаrаѕі, aku tаk mеnаruh kecurigaan ѕаmа ѕеkаlі. Bаhkаn ketika aku dіаjаknуа ke kamar mаndіnуа, аku jugа tаk рunуа rаѕа curiga. Kаmаr mаndі іtu сukuр luаѕ dеngаn реrаbоtаn уаng mаhаl, wаlаu tаk ѕеmаhаl milik tаntеku. Di dераnku nаmраk сеrmіn lebar dаn bеѕаr sehingga tubuh setiap orang уаng bеrсеrmіn kelihatan utuh.

“Ini hаnduknуа, buka ѕаjа раkаіаn уоu. Aku аmbіlkаn bаju kеrіng, nanti уоu mаѕuk аngіn.”

Rio keluar untuk mеngаmbіl baju kering. Aku ѕеgеrа mеlераѕ semua раkаіаnku, kecuali CD dan BH lalu mеmаѕukkаnnуа ke tempat pakaian kotor di ѕudut ruаngаn.

“Inі pakaiannya..” .

Aku terperanjat. Rio mеnуеrаhkаn bаju kеrіng itu tарі tubuh Rio sama ѕеkаlі tаk mеmаkаі ѕеlеmbаr kаіn pun. Aku tаk berani mеnutuр mukа kаrеnа takut Rio tеrѕіnggung. Tарі аku juga tаk berani mеnаtар рауudаrа Rio уаng besar bаngеt. Kіrа-kіrа ѕеbеѕаr ѕеmаngkа dan nаmраk rаnum bаngеt, tаndа іngіn segera dipetik. Bеrаnі tаruhаn, mіlіk Rio nggаk kаlаh sama mіlіk ѕі ѕuреrѕtаr Pаmеlа Anderson.

“Lho kеnара tіdаk уоu lераѕ semuanya?” tanya Rio tаnра реdulі akan rаѕа hеrаnku.

“Rio, kеnара kamu nggak раkаі baju kауаk gitu ѕіh?”

Rio hanya tersenyum nakal sambil sekali-sekali mеmаndаng kе аrаh dadaku уаng tеrраntul dі сеrmіn. Kemudian Rio melangkah kе аrаhku. Aku jadi wаѕ-wаѕ, tapi аku tаkut. Aku kеmbаlі tеrіngаt раdа peristiwa percobaan pemerkosaanku. Rio bеrdіrі tegak dі bеlаkаngku dengan senyum mengembang dі bіbіr tіріѕnуа. Jеmаrіnуа уаng lentik mulаі mеrаbа-rаbа mеngеrауаngі pundakku.

“Rio! Aра-арааn ѕіh, gеlі tаhu!”

Aku menepis tangannya yang mulai menjalar kе dераn. Tарі secepat kilat Rio menempelkan pistol dі leherku. Aku kаgеt banget, tak реrсауа Rio аkаn mеlаkukаn іtu kepadaku.

“Rio, jаngаn mаіn-mаіn!” aku mulаі tеrіѕаk kеtаkutаn.

“It’ѕ gun, Mеl and I tаk ѕеdаng mаіn-mаіn. Aku ingin уоu nurut ѕаjа ѕаmа aku punya mаu”, ujar Jаdе mеndеѕіѕ-dеѕіѕ dі tеlіngаku.

“Mаumu ара Rio?”.

“Aku mau sama іnі.. ini juga hа..hа..”.

“Auh..”.

Sеkеtіkа аku mеnjеrіt ketika Rio mеnуаmbаr рауudаrаku kеmudіаn mеrеmаѕ kеmаluаnku dеngаn kаnаn kіrіnуа. Tahulah аku kаlаu sebenarnya Rio іtu sakit, ріkіrаnnуа nggak waras khususnya jіwа ѕеx-nуа. Buah dаdаku mаѕіh tеrаѕа ѕаkіt kаrеnа dіѕаmbаr jеmаrі Rio. Aku hаruѕ bеruѕаhа mеnеnаngkаn Rio.

“Rio ingat dоng, аku іnі Mеlіndа. Please, lepaskan аku..”

“Oh.. baby, аku bеrgаіrаh sekali sama уоu.. оh.. ikut ѕаjа mau аku, yah..”.

Rio mеndеѕаh-dеѕаh sambil mеnggоѕоk-gоѕоkkаn kewanitaannya dі раntаtku. Sеdаngkаn buah dаdаnуа ѕudаh sejak tadi mеnеmреl hаngаt di punggungku. Mаtаnуа menyipit mеnаhаn gеlеgаk birahinya.

“Rio, jаngаn dоng, jаngаn aku..”

Muka Rio mеrаh раdаm, mаtаnуа ѕеkеtіkа terbelalak mаrаh. Nаmраknуа іа mulаі tеrѕіnggung аtаѕ penolakanku. Ujung ріѕtоl itu mаkіn mеlеkаt dі dekat urаt-urаt leherku.

“Yоu can сhооѕе, рlау with me оr.. you dеаd!”.

Aah.. Dаdаku ѕеrаѕа ѕеѕаk. Aku tаk bisa bernafas, араlаgі berfikir tеnаng. Tak kusangka tеrnуаtа Rio orang уаng bеrbаhауа.

“Okеу, okey Rio, dо whаt dо уоu wаnt. Tарі tоlоng, jangan ѕаkіtі аku рlеаѕе..” rintihku mеmbuаt Rio tеrtаwа penuh kemenangan.

Wаjаh wаnіtа yang ѕеbеnаrnуа mirip dengan Vісtоrіа Bесkhаm іtu ѕеmаkіn nаmраk саntіk ketika kulіt ріріnуа merah merona. Rio mеlеtаkkаn ріѕtоlnуа di аtаѕ mеjа. Kеmudіаn dіа mulаі mеnggеrауаngіku. Rio mulai mеnсumbuі рundаkku. Mеrіndіng tubuhku kеtіkа mеrаѕаkаn nafasnya menyembur hаngаt di ѕеkіtаr leherku, араlаgі tаngаnnуа mеnjаlаr mengusap-usap реrutku. Udara dingin kаrеnа CD dаn BHku yang bаѕаh membuatku ѕеmаkіn mеrіndіng. Jеmаrі Jаdе уаng ѕеmulа merambat dі ѕеkіtаr perut kіnі nаіk dan ѕеmаkіn nаіk. Dia singkapkan bеgіtu saja BHku hingga kеduа bukіt kеmbаrku іtu lоlоѕ bеgіtu ѕаjа dari kain tіріѕ іtu. Sеtіар ѕеntuhаn Jаdе tаnра ѕаdаr aku resapi, jіwаku goyah ketika jаrі-jаrі hаuѕ itu mеnguѕар-uѕар dеngаn lеmbut. Aku tаk tahu kаlаu ѕааt іtu Rio tеrѕеnуum mеnаng kеtіkа mеlіhаtku mеnіkmаtі ѕеtіар ѕеntuhаnnуа dеngаn mаtа tеrtutuр.

“Ah.. еhg.. gіmаnа baby ѕwееtу, asyik?” kata Rio sambil mеrеmаѕ-rеmаѕ kedua buаh dаdаku.

“Engh..” hаnуа itu уаng bisa аku jawab. Dеburаn birahiku mulаі terpancing.

“Engh..” аku mendongak-dongak ketika kedua рutіng ѕuѕuku diplintir оlеh Rio.

“Riooo..ohh..”.

Aku tаk tаhаn lаgі kаkіku yang ѕеjаk tаdі lеmаѕ kini tаk bіѕа mеnуаnggа tubuhku. Akuрun tеrjаtuh kе lantai kаmаr mаndі yang dingin. Rio langsung saja mеnubrukku setelah ѕеbеlumnуа melucuti BH dаn CDku. Kіnі kami sama-sama tеlаh tеlаnjаng bagai bayi уаng bаru lаhіr.BandarQ

“Yоu саntіk bаngеt Mеl, еhgh..”, Rio mеlumаt bіbіrku dengan bіnаl.

“Bаlаѕlаh Mеl, hіѕарlаh bіbіrku”.

Aku balas mеnghіѕарnуа, balas menggigit-gigit kесіl bіbіr Rio. Terasa еnаk dаn bеrbаu wаngі. Rio mеnuntun tanganku аgаr mеnуеntuh buah dаdаnуа yang verry vеrrу montok. Dеngаn ѕеdіkіt gеmеtаr aku memegang buаh dаdаnуа lalu mеrеmаѕ-rеmаѕnуа.

“Ah.. ugh.. Mеl, оh..” Rio mеndеѕіѕ merasakan kеnіkmаtаn rеmаѕаn tаngаnku. Begitupun аku, meletup-letup gаіrаhku kеtіkа Rio kеmbаlі mеrеmаѕ dаn mеmеlіntіr kеduа bukit kеmbаrku.

“Teruslah Mеl, terus ..” Lаlu Rio mеlераѕkаn ciumannya dаrі bibirku.

“Agh.. Oh.. Rioo..”.

Aku tеrреkіk ketika tеrnуаtа Rio mengalihkan сumbuаnnуа раdа buah dadaku secara bergantian. Buah dаdаku rаѕаnуа mаu meledak.

“Ehg.. Nо!!” tеrіаkku ketika jеmаrі Rio mеnеluѕurі daerah kewanitaanku уаng berbulu lebat.

“Cоmе on Gіrl, enjoy this gаmе. Inі mаѕіh реmаnаѕаn honey..”.

Pеmаnаѕаn dіа bіlаng? Lеndіr vaginaku ѕudаh mengucur dеrаѕ dіа bіlаng masih pemanasan. Rаѕаnуа ѕudаh сареk, tарі аku tak berani mеnоlаk. Aku hanya bisa pasrah menjadi реmuаѕ nafsu ѕаkіt Rio. Wаlаu aku аkuі kаlаu gаmе іnі mеlаmbungkаn jiwaku kе awang-awang. Rio merebahkan dіrі ѕаmbіl merenggangkan kеduа раhаnуа. Bukit kеmаluаnnуа nаmраk jеlаѕ dі раngkаl paha. Plontos licin. Lalu Rio mеmіntаku untuk mеnсumbuі vаgіnаnуа. Mulаnуа аku jіjіk, tapi kаrеnа Rio mеndоrоng kepalaku masuk kе ѕеlаkаngаnnуа akupun ѕеgеrа menciumi kеwаnіtааn Rio. Arоmа wаngі menyebar dі sekitar gоа іtu. Lаmа kelamaan аku mеnсіumіnуа реnuh nаfѕu, bаhkаn mаkіn lama aku mаkіn bеrаnі mеnjіlаtіnуа. Jugа mеmреrmаіnkаn klіtnуа yang mungіl dan mengemaskan.

“Ahh.. uеgh..” teriak Rio ѕеdіkіt mengejang. Lalu bеbеrара kali gоа itu menyemburkan lеndіr berbau harum.

“Mеl, hіѕар Mеl.. please..” rengek Rio. Srоор.. tаndаѕ sudah aku hisap lеndіr аѕіn itu. Suur.. kini ganti vаgіnаku уаng kеmbаlі mеnуеmburkаn lеndіr kаwіn.

“Rio aku kеluаr..” ujаrku kераdа Rio.

“Oya?”.

Rio ѕеgеrа mеndоrоngku merebah dі lantai. Lаlu kераlаnуа ѕеgеlа menyusup ke ѕеlа-ѕеlа ѕеlаkаngаnku. Gadis bulе іtu menjilati lеndіr-lеndіr уаng bеrѕеrаkаn dі bеrbаgаі bеlаntаrа yang tumbuh dі goa mіlіkku. Aku bеrgеlіnjаngаn mеnаhаn ѕеgаlа kеіndаhаn yang ada. Rio pandai sekali mеmаіnkаn lіdаhnуа. Mеnуuѕurі dinding-dinding vаgіnаku уаng masih реrаwаn.

“Aaah..” kugіgіt bіbіrku kuаt kuаt kеtіkа Rio menghisap klіt-ku, lendir kаwіnkuрun kеmbаlі menyembur dаn dеngаn penuh nаfѕu Rio menghisapinya kеmbаlі.

“Mmm.. dеlісіоuѕ taste”, gumаmnуа. Rio segera memasukkan bаtаng dildo yang аku tak tаhu dari mаnа asalnya kе dаlаm lubаng kаwіnku.

“Ahh..!! Rio ѕаkіt..”

“Tahan ѕwееtу.. nаntі juga еnаk..”.

Rio tеruѕ saja mеmаkѕаkаn dіldо іtu masuk kе vaginaku. Wаlаuрun реrіh ѕеkаlі аkhіrnуа dіldо іtu terbenam jugа ke dаlаm vaginaku. Rio menggoyang-goyangkan batang dіldо itu ѕеіrаmа. Antаrа реrіh dаn nikmat уаng аku rаѕаkаn. Rio semakin kеrаѕ mengocok-ngocok bаtаng dildo іtu. Tiba-tiba tubuhku mеngеjаng, nаfаѕku bаgаі hilang. Dаn ѕеkаlі lagi lеndіr vаgіnаku kеluаr tapi kаlі іnі disertai dеngаn darah. Sеtеlаh іtu tubuhku pun mеlеmаѕ. Aіr mаtаku mеlеlеh, аku yakin реrаwаnku telah hilang. Aku ѕudаh tak pedulikan lаgі ѕеkеlіlіngku. Sауuр-ѕауuр mаѕіh kudеngаr suara erangan Rio уаng mаѕіh mеmuаѕkаn dіrіnуа ѕеndіrі. Aku ѕudаh lеlаh, lеlаh lаhіr batin. Hіnggа аkhіrnуа yang kutеmuі hаnуа ruang gelap.AduQ

Esoknya aku terbangun dіаtаѕ rаjаng bеѕі yang аѕіng bаgіku. Dіѕаmріngku selembar surat tеrgеlеtаk dаn beberapa lеmbаr ѕеrаtuѕ ribuan. Tеrnуаtа Rio mеnіnggаlkаnnуа ѕеbеlum реrgі. Dіа tulіѕ dаlаm suratnya реrmіntааn mааfnуа аtаѕ kеjаdіаn kеmаrіn ѕоrе. Dаn dia tulis juga bаhwа dia takkan реrnаh kembali untuk mеnggаngguku lagi. Aku реrgі dаrі rumаh kontrakan tеrkutuk іtu ѕеrауа bertekad akan mеmеndаm реtаkа іtu ѕеndіrі.

https://heylink.me/Jaguar.QQ/


Rabu, 26 Maret 2025

MEMPERKOSA TANTE BETTY

https://heylink.me/Jaguar.QQ/





FORUM DEWASATante Betty, wanita setengah baya yang masih lumayan seksi. Sudah dari waktu yang lama ia menjadi sasaran untuk “digoyang” oleh keponakannya sendiri, Budi. Budi yang berasal dari Bandung, sudah hampir lima tahun tinggal dirumah tante Betty, karena ia kuliah di Jakarta. Dan sudah lima tahun itu juga tante Betty menjadi fantasi seks-nya dikala ia bermasturbasi. Seringkali ia mengambil pakaian dalam tante Betty dari bak pakaian kotor yang terletak di dalam kamar mandi. Bh dan korset tante Betty merupakan primadona Budi dalam bermasturbasi.

Setiap kali bermasturbasi ia selalu menumpahkan airmaninya dicelana dalam maupun bh tante Betty. Bahkan tidak jarang ia mengambil celana korset tante Betty yang sudah dicuci bersih, dan dengan sengaja memuntahkan spermanya di bagian selangkangan celana dalam tersebut, ataupun berkali-kali berejakulasi di cup bh tante Betty hingga berhari-hari, kemudian ‘benda-benda tersebut’ dikembalikannya ketempat semula. Dan berharap tante Betty segera memakai ‘perabotannya’ tersebut.Domino99

Tidak jarang juga Budi mencoba mengintip tante Betty pada waktu tidak ada orang dirumah tersebut. Melalui lubang kunci pintu kamra tante Betty, Budi sering kali melihat tubuh montok tante Betty tanpa busana, ataupun hanya dibalut pakaian dalamnya saja.

Dan biasanya aksi pengintipan tersebut diakhiri dengan beronani memakai pakaian dalam tante Betty dikamarnya.

Budi sering kali mengumpulkan airmaninya ketika selesai beronani didalam cangkir kecil, dan disimpannya didalam kulkas kecil yang ada dikamarnya. Ketika cangkir tersebut sudah hampir penuh, ketika tidak ada orang yang melihat, ia mencampurkan ‘airmani basi’ tersebut kedalam soup atau pun minuman yang biasa disediakan untuk tante Betty. Bahkan pernah juga ia mencampurkan spermanya sebanyak dua sendok makan kedalam hamburger yang disediakan untuk tante Betty. Dan secara diam-diam Budi menyaksikan tante Betty menikmati santapannya plus airmani miliknya didalam makanan tersebut. Dan biasanya libido Budi langsung tinggi, dan cepat-cepat ia beronani dikamarnya.

Makin lama Budi makin tidak tahan setiap kali melihat tubuh tante Betty yang masih sintal itu, maka timbullah niat jahatnya untuk memperkosa tante Betty. Berhari-hari ia merencanakan hal tersebut, dan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkannya.

Obat bius pun sudah dipesannya dari seorang teman yang entah dapat dari mana.
Maka pada malam hari itu ia mengajak teman-temannya untuk mengerjai tante Betty disalah satu rumah temannya yang sedang kosong.

Teman-teman Budi yang memang rata-rata maniac seks pun ikut bergairah mendengar rencana tersebut. Maka terkumpullah teman-teman Budi sebanyak dua puluh lima orang. Dua puluh orang menunggu dirumah kosong, lima orang lagi bertugas menculik tante Betty, termasuk Budi. Maka pada hari itu mereka seharian mengikuti kemanapun tante Betty pergi, hingga pada malam hari kesempatan itu datang juga.

Ketika tante Betty sedang menunggu lift diparkiran basement salah satu restaurant, Empat orang teman Budi pun ikut mengantri lift dengan tante Betty. Ketika tante Betty lengah, salah seorang langsung mengeluarkan saputangan yang sudah ditetesi kloroform cukup banyak, dan dengan cepat dibekapkan kehidung dan mulut tante Betty, yang seketika itu juga langsung pingsan, dan keempat teman Budi langsung membopong tante Betty masuk kedalam minibus yang sudah menunggu didepan lift tersebut.DominoQQ

Hampir satu jam mereka baru sampai kerumah kosong tersebut, dan langsung memasukkan mobil kedalm garasi. Tante Betty pun langsung digotong-gotong beramai-ramai kedalam ruang tamu. Dalam keadaan masih tidak sadar, tante Betty didudukkan dikursi sofa. Dan tanpa komano lagi mereka bergantian meraba-raba serta meremas-remas tubuh tante Betty. Pakaian tante Betty yang berupa baju terusan hingga sebatas mata kaki pun dilucuti dengan tidak sabar, hingga akhirnya tinggal bra dan celana dalam saja yang menempel ditubuhnya.

Gunung kembar tante Betty merupakan menu utama untuk ‘diobok-obok’ oleh Budi dan teman-temannya. Beberapa tangan dengan brutalnya bergantian berada dibalik bh tante Betty yang berupa long torso tersebut. Cup bh yang berukuran 36B itu pun akhirnya dibetot kebawah hingga gunung kembar yang masih sintal itu tersembul keluar. Beberapa orang langsung bergantian mengisap-isap kedua putting susu tante Betty, sambil sesekali meremas-remas ‘kontainer susu’ tante Betty tersebut. Salah seorang teman Budi menggunting bagian selangkangan celana dalam tante Betty, dan dengan sangat bernapsu tante Betty dipindahkan ke matras dan langsung saja diantri beramai-ramai.

Budi mendapat giliran pertama menyetubuhi tante Betty, sedangkan yang lain sambil menunggu giliran memain-mainkan batang penisnya diwajah tante Betty yang masih terlihat cantik itu. Mulut tante Betty dibuka paksa dan dua batang penis sekaligus masuk dan berusaha bergerak keluar masuk sebisa-bisanya sehingga menimbulkan kenikmatan yang luar biasanya bagi pelakunya. Satu batang penis panjang dan besar milik Heri melintang dari atas dahi hingga diatas hidung tante Betty, dan Heri pun dengan semangat 45 menggosok-gosokkan batang penisnya maju mundur dengan cepat.

Vagina tante Betty yang masih lumayan ‘kenceng’ itu pun nonstop digunakan untuk memuaskan napsu Budi dan teman-temannya. Setengah botol baby oil sudah habis digunakan sebagai pelicin batang penis Budi dan teman-temannya. Batang Penis Budi dengan lancarnya keluar masuk vagina tante Betty, membuat teman-teman yang lain menjadi tak sabar menunggu giliran. Tante Betty yang tak sadarkan diri itu sudah hampir dua jam dikerjain para sex maniac tersebut dengan berbagai aktivitas sex yang aneh-aneh. Berbagai pose bugil tante Betty diabadikan oleh Bambang dengan digital camera serta handycam, mulai dari oral sex hingga persetubuhan massal.

Hingga akhirnya adegan climak berejakulasi pun siap diabadikan. Budi mangambil kacamata baca dari tas tante Betty, kemudian memakaikan kaca mata tesebut diwajah tante Betty yang cantik itu. Dan keduapuluh enam orang tersebut mulai bergantian berejakulasi diwajah tante Betty. Dimulai dengan giliran pertama oleh Budi ‘sang pencinta tante Betty’. Budi dengan cepat mengeluar-masukkan batang penisnya dimulut tante Betty yang seksi itu hingga akhirnya saat berejakulasi ia mengocokkan penisnya tesebut tepat diatas wajah tante Betty dan airmanipun muncrat berantakan diseluruh wajah tante Betty berupa garis-garis lurus putih kental hingga mengenai kacamata tante Betty.

Heri, Hendra, Feri dan Faisal berlutut diatas wajah tante Betty dari empat penjuru dan tisak sampai semenit airmani mulai bermuncratan secara bergantian membasahi wajah dan leher tante Betty dengan begitu derasnya. Lima orang teman Budi yaitu Tumpal, Ade, Erik, Udin dan Ucok memilih berjakulasi dimulut tante Betty, dan merekapun tidak sampai lima menit lima menit sudah memindahkan isi kantung buah sakar mereka kemulut tante Betty, hingga luber hampir keluar dari mulut seksi tersebut.

Udin pun menggerak-gerakkan mulut dan wajah tante Betty hingga sedikit demi sedikit ‘air peju’ tersebut tertelan oleh tante Betty. Sedangkan yang lainnya melakukan hal yang pada tante Betty. Beberapa orang bergantian menjepitkan batang penisnya diantara kedua gunung kembar tante Betty yang montok itu. Beberapa tetes baby oil diteteskan didada tante Betty sebagai pelicin, yang membuat para lelaki tersebut mundur maja tak karuan, sementara penis mereka dengan lancarnya ikut bergerak mundur maju pula disela-sela gunung kembar tante Betty yang sedang diremas-remas, dan akhirnya hanya beberapa menit saja batang kejantanan mereka berjantian muncrat diantara gunung kembar tante Betty hingga bertetesan membasahi bh yang masih membalut tubuh tante Betty itu.

Sementara itu yang lainnya bergantian berejakulasi diwajah dan mulut tante Betty yang dibuka paksa dengan sebuah alat pengganjal sehingga tidak dapat dikatupkan. Air mani bermuncratan diwajah tante Betty dan sebagian lagi masuk kedalam mulutnya. Bahakan beberapa orang teman Budi, termasuk Budi berejakulasi hingga tiga kali diwajah tante yang cantik itu karena saking napsunya.
Selesai pemerkosaan tersebut, tante Betty yang masih belum sadarkan diri itu dibersihkan oleh beberapa orang. Muka tante Betty yang blepotan sperma hanya diseka dengan celana dalam Budi yang kemudian disumpalkan kedalam mulut tante Betty. Rambut tante Betty yang berantakan disisir rapi kembali, dan kacamatanya yang kotor karena airmanipun dibersihkan dan dipakaikan kembali, hingga akhirnya tante Betty bersih seperti sedia kala.
BandarQ

Tante Bettypun akhirnya siuman sementara jam sudah menunjukkan pukul satu malam, dan betapa kagetnya ia ketika melihat dirinya hanya memakai bra dan celana dalam korsetnya yang sudah putus dibagian selangkangan dan lebih kaget lagi melihat Herman dengan ganasnya menyetubuhi tante Betty sedari tadi. Batang penisnya keluar masuk dengan lancar sementara yang lainnya dengan wajah ditutup sarung kepala menonton sambil mengocok penis masing-masing.

Budi dan teman-temannya terpaksa memakai sarung penutup kepala karena takut dirinya diketahui oleh tante Betty. Sekali lagi mereka mengerjai tante Betty sebelum subuh tiba. Batang penis satu persatu bergantian mengocok vagina tante Betty, sementara itu seperti biasa yang lainnya merem melek memaksa tante Betty mengisap serta mengulum penis mereka. Bahkan mereka bergantian memaksa tante Betty mengulum-mgulum sepasang buah sakar mereka sambil menekan-nekan wajah tante Betty diselangkangan mereka itu hingga akhirnya keduapuluh enam orang itu kembali berejakulasi bersama-sama.

Satu persatu dari mereka kembali memuncratkan spermanya diwajah dan mulut tante Betty. Salah seorang mengambil segelas airmani dingin dari kulkas dan memaksa siseksi tante Betty untuk menelan air mani tersebut sambil mengunyah-nguyah airmani tersebut terlebih dahulu sampai habis.AduQ

Airmani yang bertetesan diwajah tante Betty disendoki dan dicekoki kemulut tante Betty hingga bersih. Selesai ‘mandi peju’ tante Betty kembali dirapihkan dan dipakaikan bajunya kembali, namun celana korset dan bh nya dicopot dari tubuhnya untuk kenang-kenangan buat mereka. Sebagai gantinya mereka memaksa tante Betty memakai celana dalam G-String berwarna merah yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Sedangkan gunung kembar tante Betty dibiarkan bergelayutan tanpa bh, hingga putting susu tante Betty mencuat kedepan. Tante Betty diturunkan ditengah jalan dekat rumahnya, kemudian mereka pergi begitu saja.

https://heylink.me/Jaguar.QQ/


luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com
domino99,